Showing posts with label BIRRUL WALIDAIN. Show all posts
Showing posts with label BIRRUL WALIDAIN. Show all posts

June 25, 2016

Beginilah Bakti Rosulullah Kepada Orang Tua

Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wasallam adalah suri teladan yang baik bagi kaum Muslimin dalam segala hal sebagaimana dinyatakan di dalam al-Qur’an: 
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah (QS al-Ahzab [33]:21.)
Beliau bisa dijadikan sebagai teladan yang baik bagi seorang pendidik, beliau bisa juga dijadikan teladan yang baik bagi seorang pemimpin, beliau bisa juga dijadikan teladan yang baik bagi pemimpin pasukan perang, beliau bisa juga dijadikan teladan yang baik bagi kepala rumah tangga, beliau bisa juga dijadikan teladan yang baik bagi seorang majikan, bahkan bisa juga dijadikan teladan bagi seorang anak yang ingin berbakti kepada orang tuanya.

June 22, 2016

Berbakti Kepada Orang Tua, Penebus Dosa Besar

Dalam mengarungi kehidupan dunia ini, tidak sedikit manusia yang terpeleset ke dalam jurang maksiyat dan lembah dosa. Salah satu jalan yang bisa ditempuh untuk mendapatkan ampunan Allah SWT atas dosa yang dilakukan adalah dengan berbuat baik kepada kedua orang tua.
Berikut kutipan pendapat Salafush Sholih yang menyatakan bahwa Birrul Walidain, berbuat baik kepada kedua orang tua, bisa menjadi Kafarat / penebus dosa, bahkan dosa-dosa besar. Kutipan ini saya ambil dari buku Bakti Anak kepada Ibu Bapak karangan Ibrahim bin Abdullah Musa Al Hazimi yang diterbitkan oleh Media Hidayah – Jogjakarta (2005).

June 16, 2016

Syair Imam Adz-Dzahabi tentang IBU

Puisi tentang Ibu sering kita baca dan dengar. Di dalam buku-buku puisi sangat mudah kita temui. Di internet lebih banyak lagi. Namun, kebanyakan puisi yang bisa kita dapatkan tersebut adalah puisi jenis kontemporer. Barangkali ada di antara pembaca yang penasaran bagaimanakan puisi puisi atau syair dari orang-orang terdahulu khusunya dari kalangan ulama.  

Berikut ini adalah syair tentang Ibu yang ditulis oleh Syamsuddin Muhammad bin Qaimaz At-Turkumani, Al-Fariqi, Ad-Dimasyqi, Asy-Syafii, atau yang lebih sering kita kenal dengan nama Imam Adz-Dzahabi.

May 28, 2016

150 Cara Berbakti Kepada Ibu

Cara Berbakti Kepada Ibu

Cara Berbakti Kepada Ibu I Tulisan ini saya sarikan dari buku karangan Sulaiman bin Shaqir ash-Shaqir & Dr. Sulaiman bin Muhammad ash-Shagir yang berjudul “Ibumu, Ibumu, Ibumu….; Kamu dan Hartamu Kepunyaan Ayahmu…”, terbitan Pustaka Ibnu Umar – Bogor tahun 2010. Di dalam buku ini terdapat 150 cara yang bisa kita lakukan untuk berbakti kepada Ibu.

Berikut saya sarikan ke-100 cara berbakti kepada Ibu di antara 150 cara yang tercantum dalam dalam bukutersebut.

May 20, 2016

Berbakti Kepada Orang Tua yang Zalim

Orang Tua Zalim
BERBAKTI kepada kedua orang tua, adalah kewajiban yang sudah diketahui oleh kaum muslimin. Tidak ada yang mengingkari akan wajibnya berbuat baik kepada keduanya dan tidak ada yang meragukan besarnya dosa durhaka kepada keduanya. Namun, bagaimana jika kedua orang tua pernah berbuat zalim kepada anak-anaknya? Masihkah sang anak berkewajiban berbuat baik kepada kedua orang tua yang zalim tersebut?
Ada sebuah riwayat dalam Al-adabul Mufradnya al-Imam Bukhari yang bisa dijadikan jawaban atas pertanyaan besar tersebut di atas.

August 18, 2012

Belajar dari Nabi Ibrahim dalam Berbakti Kepada Orang Tua

Nabi Ibrahim sering kita sebut namanya dalam bacaan sholat. Dalam hal keluarga, Nabi Ibrahim merupakan orang tua yang sukses karena bisa mencetak dua putranya (Nabi Ismail dan Nabi Ishaq ‘Alaihumassalam) menjadi anak yang sholeh sekaligus menjadi manusia pilihan. Terlepas penetapan manusia menjadi nabi merupakan hak prerogatif Allah SWT. Lebih dari itu, ternyata, Nabi Ibrahim bisa dijadikan sebagai suri tauladan yang baik bagi kaum muslimin dalam hal berbakti kepada orang tuanya.

Adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala langsung yang memerintahkan kepada Nabi Muhammad sholallahu ‘alaihi wasallam untuk menceritakan kisah Nabi Ibrohim sebagai pelajaran bagi umat manusia. “Ceritakanlah (Hai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al Kitab (Al Quran) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan lagi seorang Nabi” (QS Maryam [19]: 41).

Kisah yang dimaksud adalah dialog Nabi Ibrohim ‘Alaihissalam dengan bapaknya yg dalam satu riwayat dikenal dengan nama Azar (lihat Qishosul Anbiya karya Ibnu Katsir)

June 28, 2010

Anak Sholeh Penolong Orang Tua di Akherat !

Anak Sholeh
Rasulullah saw. pernah bersabda, sebagaimana penuturan Anas bin Malik ra., “Pada Hari Kiamat kelak diserulah anak-anak kaum Muslim, ‘Keluarlah kalian dari kubur kalian.’ Merekapun keluar dari kuburnya. Lalu, mereka diseru, ‘Masuklah ke dalam surga bersama-sama.’ Mereka berkata, ‘Duhai, Tuhan kami, apakah orangtua kami turut bersama kami?’ Hingga pertanyaan keempat kalinya menjawablah Dia, ‘Kedua orangtua kalian bersama kalian.’ Berloncatanlah setiap anak menuju ayah-ibunya, memeluk dan menggandeng mereka; mereka memasukkan orangtuanya ke dalam surga. Mereka lebih mengenal ayah dan ibu mereka pada hari itu melebihi pengenalan kalian terhadap anak-anak kalian di rumah kalian.” 

(Kitab Nuzhah al-Majalis wa Muntakhib an-Nafais, ash-Shufuri, dikeluarkan oleh Abu Nu’aim dari jalan ath-Thabrani).