November 20, 2018

7 Pepatah Penguat Kesabaran

Pepatah penguat Kesabaran
Dalam menjalani kehidupan ini, baik sebagai seorang individu, anggota keluarga, anggota atau bagian dari suatu komunitas masyarakat pastilah menghadapi yang namanya masalah. Dalam menghadapi masalah tersebut, terkadang membutuhkan kesabaran. Bahkan kesabaran yang sangat besar. Kesabaran yang bisa menguras air mata.

Karena beratnya masalah, terkadang kedua kaki ini membutuhkan sandaran agar mampu bertahan dari beratnya cobaan dan masalah. Disamping bersandar dan meminta pertolongan kepada Dzat yang maha kuat, Allah SWT, kita juga perlu mendapatkan motivasi dan dorongan dari orang lain. Motivasi dan dorongan bisa kita dapatkan dari orang yang masih hidup di tengah-tengah kita. Bisa juga dari orang-orang yang sudah mendahului kita. Melalui pepatah-pepatah dan nasehat mereka misalnya.

Berikut ini adalah pepatah-pepatah Arab atau mahfudzot yang bisa kita jadikan motivasi dalam menghadapi masalah yang membutuhkan kesabaran yang sangat kuat.

1. Man Shobaro dzofiro

مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ
Barang yang siapa bersabar, maka beruntunglah ia.

Pepatah ini akan membuat kita lebih bersabar, bagaimanapun beratnya ujian karena buah dari kesabaran adalah keberuntungan

2. Wamaa al-ladzdzatu Illa ba'datta'abi

وَمَا اللَّذَّةُ إِلاَّ بَعْدَ التَّعَبِ
Tiada kenikmatan kecuali setelah kepayahan.

Ujian kesabaran yang membuat kita payah akan menjadikan akhir dari perjuangan menjadi indah. Semakin payah semakin indah.

3. Idzaa Shodaqol azmu wadhohassabiilu

إِذَا صَدَقَ العَزْمُ وَضَحَ السَّبِيلُ
Jika benar kemauannya niscaya terbukalah jalannya.

Kemauan yang dilandasi kebenaran akan membuka jalan. Sesulit apapun masalah yang dihadapi.

4. Daawuul ghodoba bishshumti

دَاوُوْا الغَضَبَ بِالصُّمْتِ
Obatilah kemarahan itu dengan diam.

Adakalanya ujian kesabaran membuat kita marah dan naik pitam. Jika ini terjadi maka diamlah, karena diam adalah salah satu obatnya marah. Karena membiarkan kemarahan bisa menyebabkan kita menjadi gila sebagaimana dinyatakan dalam pepatah berikut ini:

5. Awwalul ghodhobi junuunun wa aakhiruhu nadamun

أَوَّلُ الغَضَبِ جُنُوْنٌ وَآخِرُهُ نَدَمٌ
Permulaan marah itu adalah kegilaan dan akhirnya adalah penyesalan.

6. Alhasuudu laa yasuudu

الحَسُوْدُ لاَ يَسُوْدُ
Orang yang pendengki itu tidak akan menjadi mulia.

Pihak yang menguji kesabaran kita, yang mendatangkan masalah dalam kehidupan kita adalah dari kalangan para pendengki. Yakinlah, para pendengki itu tidak akan pernah bisa menjadi mulia.

7. Ilahii lastu lil firdausi ahlan, walaa aqwaa 'alaanaaril jahiimi

إِلَهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاً وَلاَ أَقْوَى عَلَى النَّارِ الجَحِيْمِ
Wahai Tuhanku ! Aku tak pantas di surga-Mu, tapi aku tak kuat di neraka-Mu.

Ini salah satu pepatah yang sangat terkenal. Nasehat ini akan sangat berharga mana kala seluruh dunia seakan bersekutu melakukan kedzaliman atas diri kita. Seakan tidak ada yang mampu membela atas kezaliman yang ditimpakan kepada kita. Para pendengki seakan-akan mendatangkan azab kepada kita, orang-orang yang berikhtiar berpegang dan memperjuangkan kebenaran. Saat seperti itulah nasehat agung ini bisa kita jadikan acuan. Bahwa adzab Allah sangat pedih, melibihi adzab siapapu. Masalah terbesar seorang hamba adalah manakala mendapat siksa neraka yang sangat pedih.

Bersabarlah... Bersabarlah... Bersabarlah dan raihlah kebahagiaan.

Mabsus AF

Artikel ini pernah dimuat di:
https://www.plukme.com/post/7-pepatah-penguat-kesabaran-5bece4cf9847f



July 4, 2018

Delapan Fungsi Keluarga

Fungsi Keluarga
Keluarga bisa diibaratkan seperti ponsel yang memiliki berbagai macam fungsi. jika kita lihat dan perhatikan sebuah ponsel maka ia memiliki beberapa fungsi. Fungsi berkirim pesan singkat, fungsi memanggil, Fungsi Videocall, fungsi internet, fungsi berkirim gambar, fungsi video atau fungsi-fungsi lainnya. Apalah jadinya jika memiliki ponsel namun tidak bisa SMS, tidak bisa untuk telpon, internet dan tidak bisa menjalankan fungsi-fungsi lainnya. Semakin banyak fungsi yang tidak berjalan, semakin tidak normal ponsel tersebut. Akhirnya ketika hampir semua fungsi ponsel tidak berjalan, maka ponsel tersebut layak terkategori ponsel rusak!

February 13, 2018

BIJAK MENYIKAPI CADAR

Menyikapi Cadar
Menyikapi video yang sedang viral mengenai "ceramah" nikah yang menyoal pengantin wanita yang bercadar, bahkan merendahkan wanita bercadar dengan menyatakannya hanya lulusan pesantren kilat. Kemudian dibandingkan pula dengan istri para pejabat bidang keagamaan yang tidak pada bercadar katanya.

Alangkah baiknya sang "penceramah" belajar kembali perbandingan madzhab. Boleh juga kitabnya Hizbut Tahrir, an-Nidzom al-ijtimaa'iy Fil Islam (Terj: Sistem Pergaulan dalam Islam) untuk dibaca agar bisa melek dan bisa menghormati perbedaan pandangan, khususnya kepada mereka yang bercadar. Meski tidak mewajibkannya, melalui kitab ini, kader Hizbut Tahrir diajari cara menghormati mereka yang bercadar mengikuti pendapat Mujtahid lain.

Atau kalau susah mencarinya, bisa juga membuka kembali kitab Safinatun Najah bab Aurat. Biar tahu di mana kesalahan pendapatnya. Mudah-mudahan punya atau setidaknya pernah mengkajinya.

Mabsus Abu Fatih

Hukum Menggunakan Cadar menurut Hizbut tahrir
Pembahasan Aurat dalam Kitab Safinah


December 6, 2017

Sudah Sakinahkah Keluarga Anda

Keluarga sakinah adalah dambaan setiap muslim. Tidak ada satu keluarga pun yang tidak ingin menyandang predikat sakinah ini. Namun, seperti apakah keluarga sakinah itu? Dan sudahkah keluarga kita menjadi keluarga sakinah? Tentu jawabannya akan sangat beragam dan luas. Tulisan singkat ini semoga bisa menjadi alternatif jawabannya.

Salah satu ayat yang berbicara tentang keluarga sakinah adalah QS. Ar-Rum : 21.

وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ ﴿٢١﴾

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir."

Berkaitan dengan ayat ini, Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani rahimahullah dalam an-Nidzom al-ijtimaa'iy fiy al-Islam bab Kehidupan Suami Istri menyampaikan, "As-Sakn maknanya adalah al-ithmi'nan (ketentraman atau kedamaian). Dalam konteks ini artinya, supaya pernikahan itu menjadikan seorang suami merasa tenteram dan damai di sisi isterinya, begitu pula sebaliknya, seorang isteri akan merasa tenteram dan damai di sisi suaminya. Mereka akan saling cenderung satu kepada yang lain, jadi bukannya saling menjauh"

Keterangan  Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani Rahimahullah tersebut tidak berbeda dengan definisi sakinah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Sakinah adalah kedamaian; ketentraman; ketenangan; kebahagiaan.

Dari penjelasan tersebut nampak terang bahwa keluarga sakinah adalah keluarga yang diliputi ketentraman dan kedamaian. Istri merasa betah berada di sisi suami. Pun sebaliknya suami merasa damai, tentram dan betah di samping istrinya.

Jika suami merasa betah berada  di sisi istri atau pun juga sebaliknya, maka berbahagialah, karena salah satu ciri keluarga sakinah sudah anda miliki. Namun jika istri merasa betah justru saat suami tidak ada di rumah, karena hadirnya menghadirkan nestapa. Atau, suami merasa betah dan tenang justru saat istri tidak ada di rumah, karena hadirnya istri justru menimbulkan masalah, maka jika kondisinya seperti ini, ada yang perlu dibenahi dari keluarga anda.

Semoga hadirnya sakinah.web.id bisa bermanfaat untuk keluarga penulis dalam mewujudkan keluarga sakinah. Semoga juga bisa memberikan manfaat untuk pembaca sekalian.

Jangan lupa bagikan tulisan ini untuk meluaskan manfaatnya.

Mabsus Abu Fatih

Website : http://www.sakinah.web.id
IG / FP : @sakinah.web.id

July 25, 2017

Dampak Negatif Sikap Orang Tua Terhadap Anak

Orang tua ada kalanya tidak menyadari bahwa dirinya memiliki sikap yang negatif dalam mendidik anak. Mereka beranggapan bahwa apa yang dilakukannya akan membawa kebaikan bagi sang anak. Namun, fakta dan hasilnya justru berbanding terbalik. Hal ini boleh jadi dikarenakan orang tua bersikap negatif. Di antaranya ada sikap otoriter.

Sikap Otoriter.
Sikap otoriter orang tua terhadap anak lebih akan menimbulkan dampak negatif kepada anak. Diantaranya:
1. Ketertutupan dan mengisolasi diri dari pertarungan kehidupan sosial.
2. Perasaan rendah diri, selalu ragu, dan tidak percaya diri.
3. Kecenderungan menghancurkan milik orang lain dan fasilitas umum.
4. Menempuh cara permusuhan, anarkistis, dan amarah untuk mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap sikap otoriter dan kebencian yang dialami dirinya sendiri dengan ketakutan.
Allahua'lam bishowab.